Lewat Hari UMKM Internasional 2019, ICSB Indonesia Melokalkan Tren-Tren Global Bisnis Kecil

Lewat Hari UMKM Internasional 2019, ICSB Indonesia Melokalkan Tren-Tren Global Bisnis Kecil

Tanggal 27 Juni 2019 ini, dunia memperingati hari UMKM Internasional. Tidak mau ketinggalan, International Council for Small Business (ICSB) Indonesia secara serentak juga menyelenggarakan peringatan di berbagai kota.

“Topik yang diangkat secara nasional di tahun 2019 ini adalah ‘Localizing Global Trends’. Topik ini terkait dengan laporan ICSB Dunia di awal tahun 2019 yang menyebutkan adanya 10 tren yang berpengaruh terhadap bisnis kecil di seluruh dunia. Tren-tren tersebut antara lain digitalisasi, perang dagang, generasi milenial, fintech dan sebagainya.”, demikian penjelasan dari Dr. Jacky Mussy selaku Presiden ICSB Indonesia.

Tren tersebut selanjutnya diterjemahkan oleh Pengurus Wilayah dan Pengurus Daerah ICSB Indonesia ke dalam tema-tema lokal sesuai dengan kondisi daerah masing-masing. Bentuk acara yang diselenggarakan pun beraneka ragam, antara lain seminar, mentoring, pameran produk UKM, bazaar dan sebagainya.

Hampir secara serentak, Hari UMKM Internasional 2019 ini dilaksanakan di Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, serta Sulawesi Utara.

Di Jakarta sendiri peringatan Hari UMKM Internasional dipusatkan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Trisakti dan Kementerian Koperasi dan UKM.

Melalui seminar yang mengangkat topik “Peluang dan Tantangan Membangun Ekosistem UMKM Naik Kelas Di Era Revolusi Industri 4.0”, FEB Trisakti menghadirkan berbagai pembicara yang mewakili pilar akademisi, praktisi bisnis serta pemerintah.

Sedangkan di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM dilaksanakan acara “Peluncuran Program UKM Siap Ekspor”. Program yang dilaksanakan di bawah koordinasi Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenerian Koperasi dan UKM serta ASEAN Mentorship for Entrepreneurs Network (AMEN) ini bertujuan untuk menyiapkan pelaku UKM agar bisa masuk ke pasar global lewat mentoring dengan para pendamping yang sudah berpengalaman.

Tahun 2018 lalu, peringatan serupa dilakukan secara serentak di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Banda Aceh, Makasar dan Manado. Tema yang diangkat tahun lalu adalah mengenai Humane Entrepreneurship (Kewirausahaan berbasis Kemanusiaan).

Hari UMKM Internasional lahir melalui Resolusi PBB tahun 2017, di mana hal tersebut merupakan salah satu perjuangan ICSB sebagai organisasi dunia yang fokus dalam pemberdayaan UKM sejak tahun 1955.

“Indonesia sendiri termasuk sebagai salah satu dari 7 negara inisiator hari UMKM Internasional bersama Amerika Serikat, Australia, Korea, Kuwait, Mesir, dan Argentina. Pada saat itu Indonesia di wakili oleh A.A.G.N. Puspayoga selaku Menteri Koperasi dan UKM Indonesia melakukan Round-Table Meeting di Markas PBB, New York, Amerika serikat pada 16 Juni 2016”, demikian penjelasan Hermawan Kartajaya, staf khusus Kementerian Koperasi dan UKM.

Live A Reply