Go Fas(t): Permudah Layanan Pajak dan bea Cukai untuk UKM

Program Reformasi Perpajakan dan Penguatan Reformasi Kepabean dan Cukai yang diterbitkan pada tahun 2016 telah meraih pencapaian positif sepanjang tahun 2018. Program ini bertujuan untuk menungkatkan kepercayaan public terhadap Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) serta mewujudkan institusi yang kredibel dan akuntabel.

 

Terdapat tiga program yang telah dirancang oleh kedua instansi untuk meningkatkan kemudahan layanan terhadap pengguna jasa yaitu program Joint Endorsement, program Joint Assistance antara DJP-DJBC, dan program implementasi Free Trade Zone di Kawasan Bebas Batam, Bintan, Karimun, dan Sabang.

 

Go Fas(t) merupakan fitur yang diluncurkan di laman resmi beacukai.go.id/gofast/   yang merupakan bagian dari implementasi Joint Assistance. Kegiatan asistensi ini dilakukan oleh agen fasilitas pada DJBC dan account representatives (AR) dan DJP. Laman ini bertujuan untuk memudahkan pengguna jasa mengetahui fasilitas kepabean sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, fitur ini bertujuan untuk memberikan bimbingan dan monitoring terhadap perusahaan penerima fasilitas kepabean dan perpajakan guna menjaga kepatuhan di bidang perpajakan. Anda dapat klik tautan beacukai.go.id/gofast/  untuk mendapatkan formulir online Go Fas(t).

 

Selain melakukan sinergi antara DJP dan DJBC, program reformasi perpajakan juga telah melakukan berbagai perbaikan di bidang layanan perpajakan, termasuk penyederhanaan pendaftaran NPWP, kemudahan pelaporan SPT, perluasan layanan di luar kantor, serta percepatan pemberian surat keterangan fiskal. Dengan reformasi ini bertujuan agar proses perpajakan dan bea cukai kepada pelaku UKM dapat dilakukan dengan mudah, cepat, dan efisien.

Live A Reply